Cara Memasak Dengan Tungku Tradisional

Ciri Khas ..
Siapa yang tahu ini gambar apa??



Daleme mas Widiek


Cara memasak dengan alat seperti yang terlihat di gambar masih banyak dijumpai di desa Karangmulyo, bahkan hampir di setiap rumah ada tungku tradisional, bahkan terkadang tak hanya berjumlah satu.
Walau bagaimanapun, namanya orang desa..
Bantuan kompor Gas Elpiji sudah diterima warga, hampir semua warga dapatkan bagian Kompor dari pemerintah.. namun tetap saja mereka engggan meninggalkan alat masak yang satu ini "Tungku".
Dengan berbagai alasan, mereka lebih senang memasak dengan alat tersebut. Warga kami menyebutnya dengan nama "LUWENG", alat masak yang tradisional dan hemat, dalam artian tidak usah mengeluarkan uang untuk mengisi Bahan Bakar..

Sisi Kehematan ....
Dilihat dari sisi kehematan, maka alat masak ini jauh dari hemat,.. tidak hemat lagi,... Tapi dapat dikatakan Tanpa Biaya sedikitpun, karena tak susah keluarkan uang untuk kayu bakar... yang demikian ini jauh terasa hemat bila dibanding dengan Kompor Minyak atau Kompor Gas yang harus mengeluarkan uang untuk membeli minyak tanah, dan atau Gas Elpiji yang jauh lebih mahal dan sulit didapatkan...

Keamanan??
Tak butuh KEAMANAN lahhhh....... hehe
Bahaya Ledakan akibat kelalaian dalam masak lebih jarang terjadi,.. Berbeda dengan Kompor Minyak atau Kompor Gas yang akan meledak jika terjadi kebocoran, dll. Alat masak ini jauh lebih aman, dan walau harus ditinggal (disambi) mengerjakan pekerjaan rumah _PR_ yang lain.. 

Sisi Kenikmatan,..
Orang bilang,.. "Hasil masak dengan Tungku jauh lebih nikmat, lebih enek jika dibanding makanan yang masak dengan Kompor atau Listrik "Rice Cooker"..
jangan remehkan orang bilang : tidak puas silahkan "buktikan"

Cara Membuat
Tidak ada cara khusus untuk membuat Tungku (Luweng), tanpa dana, hanya bermodalkan sedikit Batu/ Batu Bata, dan Tanah Liat sudah cukup untuk membuat tungku semacam di gambar... yang terpenting dari bagian tungku adalah ada lubang untuk sirkulasi udara, supaya Api di dalamnya tidak cepat mati. Kasi lubang untuk memasukkan kayu bakar dan lubang untuk menaruh alat masak (wajan, panci, dll). Jadilah itu tungku dan siap digunakan,...

Udah dulu ya bahas "Luweng" Tungku'nya...
Bagi anda yang tertarik, silahkan mencoba...  free.. free.. and free.. hehe...


Asal nulis, tp ra ngawur.. lo ada yang salah tak revisi west....
Comment'nya yaw..!!