Sikap Tawadhu' & Takabur Menurut Al-Ghozali

Pengertian Sikap
Sikap atau yang dalam bahasa Inggris disebut attitude adalah suatu cara bereaksi terhadap suatu perangsang. (Ngalim Purwanto, 1987: 141).
Pengertian Tawadhu’
Secara Etimologi Arab kata, tawadhu’ berasal dari kata (اتضع - تواضع) yang mempunyai arti (merendahkan diri, rendah hati). Selain itu ada kata lain (وضع) yang artinya “tempat, letaknya”. (Mahmud Yunus, 1992: 105).

Tawadhu’ Secara Terminologi
Menurut Al-Ghozali (1995:350). Tawadhu’ dalah mengeluarkan kedudukanmu atau kita dan menganggap orang lain lebih utama dari pada kita. pada hakekatnya tawadhu’ itu adalah “sesuatu yang timbul karena melihat kebesaran Allah, dan terbukanya sifat-sifat Allah.” (Ahmad Athoillah, 2006: 448).
Sikap terpuji adalah adil yaitu memberikan hak orang lain sesuai dengan haknya. Sebaiknya ia bersikap tawadhu’ kepada teman-temannya dan orang yang sama derajatnya. Tawadhu’nya dengan orang pasar dengan berkata-kata yang baik menjawab pertanyaan dengan baik, bertanya dengan baik dan lain-lain dan tidak melihat pada dirinya lebih baik dari orang lain dan tidak menganggap rendah kepada orang lain karena kita tidaklah akhir dari amal dan umur.

Penyebab Takabur
Adapun keadaan-keadaan yang bisa menyampaikan kepada takabur yang harus kita tolak yaitu:
1.    Sombong dengan membanggakan Keturunan.
2.    Sombong dengan ketampanan atau  kecantikannya.
3.    Sombong dengan kekayaan atau kerlebihan harta.
4.    Sombong dengan ilmu dan kepandaiannya.
5.    Sombong dengan kekuatannya.
6.    Sombong dengan ibadahnya.