Media Pembelajaran Card Sort

Sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, dan teknologi, berkembang pula tugas dan peranan guru sejalan dengan jumlah anak yang memerlukan pendidikan. Dalam pembelajaran guru hanya salah satu sumber belajar, sehingga siswa dapat belajar dari beraneka sumber dimana saja dan kapan saja.

Selain guru, yang menjadi sumber belajar adalah media pembelajaran. Media digunakan dalam pembelajaran untuk menyampaikan/menyalurkan materi. Materi itulah yang harus sampai kepada siswa. Menurut Anderson dalam Wijaya Kusumah (2009 : 294), media adalah perlengkapan yang digunakan untuk memperjelas pesan (materi) dan memungkinkan terjadinya interaksi antara siswa dengan pesan. Interaksi akan berjalan baik bila media yang digunakan dapat menyampaikan pesan yang kita inginkan.

Media pembelajaran sebagai salah satu sumber belajar ikut membantu guru dalam memperkaya wawasan siswa. Aneka bentuk dan jenis media pembelajaran yang digunakan guru menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi siswa (Djamarah Aswan 2006 : 123). Oleh sebab itu, media pembelajaran yang digunakan oleh guru tidak harus yang mahal. Media  pembelajaran yang murah, mudah didapat, sederhana, mudah dipergunakan, dan menunjang tercapainya tujuan pengajaran itu lebih baik dari yang mahal.

Dalam pembelajaran, media memiliki berbagai kegunaan diantaranya memperjelas pesan (materi), mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera, serta mengatasi sikap pasif siswa. Oleh karena itu masalah siswa seperti sifat unik tiap siswa, lingkungan dan pengalaman yang berbeda, kurikulum dan materi pendidikan yang ditentukan sama untuk semua siswa harus dapat diatasi dengan media pengajaran, karena media juga mampu memberikan motivasi belajar yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama pula.

Selain sebagai salah satu sumber belajar, media juga dijadikan pelengkap dalam pembelajaran yang harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal tersebut dapat tercapai dengan pemilihan media yang harus disesuaikan dengan berbagai hal, seperti objektivitas, program pengajaran, sasaran program, situasi dan kondisi, kualitas, teknik, keefektifan dan efisiensi. Selain itu kriteria pemilihan media pembelajaran harus dipertimbangkan oleh guru agar media yang digunakan mempermudah tugas guru dan bukan sebaliknya mempersulit tugas guru.

Media pembelajaran dibedakan berdasarkan jenisnya, daya liputnya, dan dari bahan pembuatannya. Media dari bahan pembuatannya dibedakan menjadi dua yaitu media sederhana dan media kompleks. Media card sort merupakan salah satu media pembelajaran yang termasuk dalam media sederhana karena cara membuatnya mudah, penggunaannya tidak sulit, dan bisa disesuaikan dengan materi yang sifatnya pengulangan informasi dan hafalan. Media sederhana bahan dasarnya mudah diperoleh, harganya murah, cara pembuatannya mudah, dan penggunaannya tidak sulit (Djamarah Aswan, 2006 : 126).

Card Sort berasal dari dua kata yaitu card dan sort. Card bermakna kartu (John M Ecols, - : 98) dan sort bermakna sortir atau pilih (John M. Ecols, - : 541). Menurut Melvin L Siiberman (2009 : 157) card sort berarti memilah dan memilih kartu. Card Sort adalah kartu yang cara menggunakannya dengan disortir.

Media card sort sebagai salah satu media pembelajaran merupakan alat penyalur informasi yang digunakan untuk mengajarkan konsep dan mengulangi materi pembelajaran serta mengaktifkan siswa dalam belajar. Penggunaan media ini mengutamakan gerakan fisik siswa ketika mencari teman dengan kategori sama. Gerakan fisik tersebut dapat membantu siswa untuk memberi energi pada otak yang telah letih berfikir.

Langkah-langkah penggunaan metode card sort  sebagai berikut :
  1. Guru meyiapkan kartu berisi tentang materi pokok sesuai SK/KD mata pelajaran; Perkirakan jumlah kartu sama dengan jumlah siswa, Isi kartu terdiri dari kartu induk / topik utama dan kartu rincian.
  2. Seluruh kartu diacak/ dikocok agar campur.
  3. Bagikan kartu kepada siswa dan pastikan masing-masing  memperoleh satu kartu.
  4. Mintalah siswa bergerak mencari kartu induknya dengan mencocokkan kepada teman sekelasnya.
  5. Mintalah masing-masing membentuk kelompok dan menempelkan hasilnya di papan secara urut.
  6. Lakukan koreksi bersama setelah semua kelompok menempel hasilnya.
  7. Mintalah salah satu penanggung jawab kelompok untuk menjelaskan hasil sortir kartunya, kemudian mintalah komentar dari kelompok lain.
  8. Berilah apresiasi setiap hasil kerja siswa.
  9. Lakukan klasifikasi, penyimpulan, dan tindak lanjut (Ismail SM, 2008 : 88).
Setiap media pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahan. Begitu pula dengan media card sort. Media ini memiliki kelebihan-kelebihan sebagai berikut :
  1. Materi yang luas dapat disajikan dengan pertemuan yang lebih singkat karena materi sudah terangkum dalam tiap kategori.
  2. Bahannya sangat sederhana, mudah digunakan, mudah dibuat, dan murah.
  3. Meningkatkan gairah belajar siswa setelah letih berfikir.
  4. Mengaktifkan setiap siswa sekaligus kelompok dalam belajar.
  5. Meminimalisir kejenuhan siswa dalam belajar sejarah.
Adapun kelemahan-kelemahan media card sort antara lain :
  1. Siswa yang lambat dalam belajar akan kesulitan memahami materi pelajaran.
  2. Sejenak kelas menjadi ramai dan tidak terkontrol.
  3. Media ini hanya sesuai untuk materi-materi tertentu saja.
Dengan menggunakan media card sort diharapkan terjadi komunikasi yang komunikatif, siswa mudah memahami maksud dari materi yang disampaikan guru dan sebaliknya guru mudah mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa, melalui media ini guru dapat membuat contoh-contoh, interpretasi-interpretasi sehingga siswa mendapat kesamaan arti  sesama mereka.