Apa Itu Irhas, Mukjizat, Karomah, Maunah dan Istijrad?

Fi’lu kulli mumkinin aw tarkuhu, Allah SWT berwenang untuk menciptakan dan berbuat sesuatu atau 'tidak' sesuai dengan kehendak-Nya. Ada lima kehendak Allah SWT pada makhluknya (manusia) yang menyebabkan terjadinya peristiwa atau kejadian luar biasa. Menimbulkan keadaan yang menyalahi adat kebiasaan, hukum sebab akibat dan di luar jangkauan akal sehat manusia.   
Dalam sebuah video live konser Habib Syech yang beredar di situs youtube.com, K.H. Thoifur Mawardi menyampaikan tausiahnya dengan logat khas Purworejo. Banyak ilmu dan pelajaran yang disampaikan beliau, diantaranya adalah tentang Apa itu Irhashot, Mukjizat, Karomah, Maunah dan Istijrad? 

Pengertian dan Contoh Irhas, Mukjizat, Karomah, Maunah dan Istijrad


Kelima istilah di atas pada dasarnya adalah sama, yaitu berkaitan dengan keistimewaan yang diberikan Allah SWT kepada hambanya. Titik pembeda istilah-istilah tersebut adalah pada "orang yang menerima" keistimewaan dari Allah SWT. Untuk lebih jelasnya berikut kami paparkan pengertian dan contoh sederhana mengenai Irhas, Mukjizat, Karomah, Maunah dan Istijrad.
 
IRHAS (Irhashot)
Pengertian Irhas
Irhas adalah peristiwa atau keadaan luar biasa yang terjadi pada calon Nabi dan Rasul, ketika masih kecil atau sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rasul.
Contoh Irhas :
  1. Sebelum menjadi Nabi, kemana pun Muhammad SAW melakukan perjalanan akan selalu ada awan yang memayunginya dari terik matahari.
  2. Ketika Nabi Isa AS masih bayi, beliau dapat berbicara untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi pada ibunya (Siti Mariam). QS. Maryam ayat 29-33
  3. Saat masih kecil, Ibrahim as hidup di hutan agar terselamat dari raja Fir'aun. Ketika Beliau haus dan lapar, beliau menjilati jari-jemarinya yang dapat mengeluarkan madu.

MUKJIZAT
Pengertian Mukjizat 
Mukjizat merupakan suatu keadaan atau peristiwa yang sangat luar biasa yang terjadi pada para nabi dan rasul Allah SWT.
Contoh Mukjizat :
  1. Mukjizat Nabi Musa yang dapat mengubah tongkatnya menjadi ular raksasa dan membelah laut merah.
  2. Mukjizat Nabi Ibrahim yang tidak hangus di bakar api oleh raja Namrud.
  3. Mukjizat Nabi Isa yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dan menghidupkan kembali orang yang sudah mati.

KAROMAH
Pengertian Karomah
Secara bahasa karomah ialah kemuliaan, kehormatan dan anugerah. Secara istilah, karomah merupakan kejadian luar biasa yang Allah SWT berikan kepada para waliyullah, yakni hamba Allah yang sholeh dan taat kepada-Nya.
Contoh Karomah :
  1. Kejadian yang dialami oleh Maryam binti Imran ra, yang selalu mendapatkan makanan di mihrab, sedangkan Maryam sendiri tidak pernah keluar dari mihrab. (QS. Al-Imran ayat 37)
  2. Kejadian pada Amir bin Fuhairah ketika wafat, jasadnya diangkat oleh para malaikat dan disaksikan oleh sahabatnya.

MAUNAH
Pengertian Ma’unah
Secara bahasa maunah artinya pertolongan. Sedangkan secara istilah, maunah merupakan kemampuan yang diberikan Allah SWT kepada seorang mukmin  untuk mengatasi kesulitan hidupnya. Allah memberikan ma'unah kepada siapapun yang dikehendaki-Nya, baik kepada nabi, para wali, maupun manusia biasa.

Contohnya Ma'unah : 
  1. Pertolongan yang Allah SWT berikan pada korban bencana Tsunami di Aceh.
  2. Pertolongan Allah SWT pada korban gempa di Bantul - Yogyakarta.
  3. Pertolongan Allah pada orang yang tertabrak kendaraan, sehingga ia selamat, dsb.

ISTIJRAD
Pengertian Istijrad
Berbeda dengan 4 kejadian luar biasa di atas, Istijrad merupakan pemberian nikmat duniawi kepada orang yang sering berbuat maksiat kepada Allah SWT. Pemberian nikmat itu sebenarnya bukan tanda kasih sayang Allah SWT, melainkan untuk menghancurkan orang yang bersangkutan.
"Jika engkau melihat Allah SWT memberikan kepada seseorang tentang keduniaan yang dicintainya berdasarkan kemaksiatan, itulah yang disebut istijrad" (HR. Ahmad).

Dalam Hadist lain Rasulullah Saw bersabda:
"Bila kalian melihat Allah SWT memberi kenikmatan kepada hambanya yang selalu berlaku maksiat (durhaka), ketahuilah bahwa orang itu telah diistijradkan oleh Allah SWT" (HR. At-Tabrani).

Berdasarkan hadits di atas bisa dipahami bahwa manusia yang diistijradkan oleh Allah Swt adalah manusia yang lupa daratan. Mereka merasa segala nikmat duniawi yang mereka peroleh merupakan tanda kasih sayang Allah Swt kepadanya walau sering mengingkari perintah-Nya.  Allah SWT berfirman :
"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa" (QS. Al - An'am: 44).

Contoh Istijrad :
  1. Pemberian nikmat lebih kepada kaum kafir dan musyrik.
  2. Pemberian nikmat bagi umat Islam yang meninggalkan perintah Allah SWT dan senantiasa bermaksiat, serta tidak mensyukuri nikmat.
Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai  Irhas, Mukjizat, Karomah, Maunah dan Istijrad. Semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi kita semua, dan tentunya koreksi dan saran pembaca yang budiman sangat kami harapkan.